Header Ads

Header ADS

Batuk, Mimbar, dan Nikmat Allah


Sejak kecil saya memang sering batuk. Namun, di saat yang sama, saya juga suka minum es, terutama ketika cuaca atau hawanya sedang panas. Kebiasaan ini tentu membuat saya semakin sering batuk.

Alhamdulillah, batuk itu juga sering sembuh tepat pada saat dibutuhkan, apalagi dalam beberapa tahun terakhir sejak saya menjadi anggota KMM (Korps Mubaligh Muhammadiyah). Meskipun hanya sebagai pembanjal, saya jadi cukup sering naik mimbar. Anehnya, semuanya berjalan lancar. Padahal, ketika tidak berada di depan mic, saya pasti batuk.

Pengalaman yang agak ekstrem terjadi menjelang Iduladha kemarin. Lebih dari sebulan sebelumnya, saya sudah dihubungi untuk menjadi imam sekaligus mengisi khutbah shalat Id. Namun, dua hari sebelum hari H, saya mengalami batuk yang cukup parah, sampai-sampai sulit tidur pada malam hari. Sempat kepikiran untuk meminta izin saja kepada panitia agar digantikan, tetapi niat itu saya urungkan.

H-1 kondisinya masih sama. Bahkan, pada malam takbiran, saya tetap batuk dan dada terasa sesak hingga menjelang subuh. Namun yang aneh, ketika menjelang shalat dimulai dan saat menjadi imam, semua keluhan itu seperti hilang sama sekali. Tidak ada rasa sesak, apalagi batuk.

Khutbah sekitar sepuluhan menit dengan gaya saya yang cukup bersemangat dan lantang, bagai berteriak, pun berjalan sangat lancar tanpa kendala sama sekali. Alhamdulillah.

Namun, setelah pulang dan semua rangkaian acara selesai, batuk itu kembali lagi. Aneh, kan?

فَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah engkau menyebut-nyebutnya (mensyukurinya)." (QS. Ad-Dhuha: 11)

Semoga cerita ini bukanlah bentuk kesombongan. Pengalaman itu mengingatkan saya bahwa sering kali pertolongan Allah datang dengan cara yang tidak terduga. Ketika kemampuan diri terasa terbatas dan kondisi fisik tidak mendukung, Allah tetap mampu memberi kemudahan untuk menunaikan amanah yang telah dipercayakan.

Tugas kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, lalu bertawakal dan menyerahkan hasilnya kepada-Nya.

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh duncan1890. Diberdayakan oleh Blogger.